Pada hari Sabtu, tanggal 21 November 2015, saya mendapat kesempatan untuk menjadi narasumber di acara Forum Telekomunikasi dan Bisnis. Penyelenggaranya adalah Forum Alumni Universitas Telkom (FAST). Dalam kesempatan tersebut, saya diminta menjadi pembicara digital marketing untuk topik E-Commerce Indonesia di Era MEA 2016.
Acara dalam forum tersebut ada tiga yaitu:
Keynote Speech: yang mengusung tema Tantangan Bisnis Telekomunikasi dan Kedaulatan Siber di Era Keterhubungan Global” dengan pemateri Dr. Yan Rianto
Diskusi Panel: tema yang dibahas pada diskusi panel ini adalah Peran Business Management dalam Menumbuhkan Bisnis Berbasis Ekonomi Kreatif
Talkshow: Tema talkshow adalah E-Commerce Indonesia di Era MEA 2016
Saya kebagian di acara talkshownya bersama Aldi Febrian yang merupakan founder dari Driver Bandung. Bagi yang belum familier, istilah MEA mengacu pada Masyarakat Ekonomi ASEAN ya :).
Pada kesempatan kali ini, saya diminta untuk menjadi pembicara digital marketing dengan topik “Search Engine Optimization (SEO) dan Social Marketing ” pada karyawan Badan Standarisasi Nasional. Acara diselenggarakan selama dua hari yaitu tanggal 27-28 Oktober 2015.
Pembicara Digital Marketing untuk Badan Standarisasi Nasional BSN
Hal yang menyenangkan adalah pelaksana training dilakukan di salah satu hotel di Malang. Hal yang menurut saya cukup unik dari materi kali ini adalah permintaan untuk menyampaikan materi mengenai pengelolaan social media marketing untuk organisasi. Mengapa unik? Karena biasanya saya menyampaikan materi untuk perorangan atau organisasi kecil, sementara kali ini materinya mengenai pengelolaan social media marketing untuk organisasi yang besar.
Secara umum saya menyiapkan tiga agenda utama untuk training selama dua hari tersebut yaitu:
Pengenalan Digital Marketing
SEO
Social Media Marketing
Ada permintaan dari pihak pengelenggaran juga untuk memberikan pre test dan post test dalam training kali ini. Di akhir sesi, diberikan sertifikat untuk peserta yang memperoleh hasil terbaik.
Peserta Pelatihan Digital Marketing Terbaik dan Sertifikatnya
Training digital marketing untuk BSN ini diakhiri dengan sesi foto bersama dengan peserta dan pihak manajemen BSN.
Berikut ini adalah sumber referensi yang saya gunakan sebagai pembicara digital marketing dalam materi tersebut:
Wikipedia
Laudon, K. C & Traver, C. G. (2014). E-Commerce: Business, Technology, Society 10/E. Pearson
Event berikutnya adalah menjadi pembicara digital marketing di Dinas perikanan Soreang. Saya diminta untuk sharing pada para peternak ikan karena pihak dinas perikanan soreang sedang mengusahakan agar para peternak ikan di Soreang dapat memasarkan ikannya melalui media sosial dan ecommerce.
Kalau lihat request seperti ini, artinya saya akan delivery dua materi yaitu social media marketing dan marketplace. Rencananya acara akan diselenggarakan pada hari kamis tanggal 26 September 2019.
Seperti biasa, kalau dapat permintaan menjadi pembicara digital marketing seperti ini, langsung saya mempelajari masyarakat sasar yang akan menjadi audience. Kalau baca di sini, tampaknya dinas perikanan Soreang memang sedang cukup agresif mengambangkan sektor industri perikanan di sana. Misalnya dalam artikel ini disebutkan bahwa pasar ikan kabupaten Bandung sudah ada rencana dibuka tahun ini. Menurut saya jika dikombinasikan dengan digital marketing maka perkembangan pasar ikan di sana akan lebih baik. Setuju?
Pada tanggal 31 Oktober 2014, saya bersama Merchant Relation Tokopedia Runu Prasetyo berkesempatan untuk menjadi pembicara digital marketing pada lokakarya yang bertajuk “Why havo to be online?” di kampus Telkom University. Loka karya ini diikuti oleh sekitar 120 UMKM yang ada di Bandung.
Pada kesempatan menjadi pembicara digital marketing kali ini, saya membawakan topik “E-commerce di Indonesia (Peluang dan Langkah-langkahnya)”. Diawali dengan materi pembangkit semangat dengan melihat jumlah pengguna internet di Indonesia hasil survey APJII yang pada tahun 2013 sekitar 71 juta pengguna, dilanjutkan dengan sebarannya di berbagai propinsi di mana ternyata pengguna internet terbesar ada di Jawa Barat.
Materi dilanjutkan dengan membahas langkah-langkah pemanfaatan Internet untuk UMKM yang saya ambil dari buku saya Smart Guide Jualan Online yaitu:
Melakukan Riset
Membuat Website
Melakukan Promosi
Melakukan Optimasi
Dalam kesempatan tersebut saya juga sampaikan contoh penggunaan Google Keyword Planner untuk melakukan riset sederhana mengenai peluang produk tertentu untuk dipasarkan menggunakan digital marketing. Acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagian dari peserta.
Acara ini diliput oleh Tribun sebagaimana nampak pada cuplikan koran keesokan harinya ini.
Liputan Pembicara Digital Marketing di Tribun News
Pembicara Digital Marketing dengan judul Web 2.0 sebagai Social Presence, Sharing and Promotion di Universitas Stikubank Semarang
Menjadi pembicara digital marketing memang harus siap dengan berbagai macam topik dari marketing hingga teknis. Salah satu contohnya adalah dalam acara seminar di Universitas Stikubank yang dilaksanakan pada tanggal 29 April 2013 ini.
Dalam acara ini, pihak penyelenggara meminta topik yang bisa dikatakan berbau teknis yaitu “Web 2.0 sebagai Social Presence, Sharing and Promotion”. Mengapa saya katakan berbau teknis, karena dalam materi ini saya tidak fokus membahas materi dalam kapasitas sebagai pembicara digital marketing, tetapi lebih ke pengembangan sistem pendukungnya. Hal tersebut karena peserta sebagian besar adalah mahasiswa dari jurusan informatika.
Dalam materi ini, saya menyampaikan hal hal sebagai berikut:
Definisi Web 2.0
Perkembangan E-commerce & Web 2.0
Pengenalan Sistem dan Konsep Bisnis Web 2.0
Pengembangan Sistem Web 2.0
Untuk definisi Web 2.0 saya ambil dari wikipedia dan buku Dave Evans yang definisinya seperti ini.
A Web 2.0 site may allow users to interact and collaborate with each other in a social media dialogue as creators of user-generated content in a virtual community, in contrast to websites where people are limited to the passive viewing of content. (Wikipedia:2013)
Teknologi yang memungkinkan penggunannya untuk aktif berinteraksi satu sama lain layaknya di kehidupan sosial sehari-hari. (Evans: 2010)
Untuk Alternatif pengembangan web 2.0 nya saya ambil dari buku saya yang berjudul Smart Guide Jualan Online. Secara konsep terdapat empat alternatif pengembangan web untuk kebutuhan digital marketing seperti web 2.0 ini. Agar lebih mudah, silakan lihat gambar berikut ini.
Alternatif Pengembangan Web (Prasetio, 2012)
Referensi yang saya gunakan saat menjadi pembicara digital marketing tersebut dapat dilihat pada daftar pustaka berikut ini.
Evans, Dave. (2010). Social Media Marketing: The Next Generation of Business Engagement. Indianapolis, Indiana: Wiley Publishing, Inc.
Forbes. (2012). Four Keys to Building a Successful Social Network. [online]. http://www.forbes.com/sites/tomtaulli/2012/02/22/four-keys-to-building-a-successful-social-network/. [15 April 2013]
Laudon, Kenneth C. & Traver, Carol G. (2012). E-commerce 2012: Business, Technology, Society. Pearson.
Prasetio, A. (2012a). Buku Pintar Pemrograman Web. Mediakita: Jakarta.
Prasetio, A. (2012b). Smart Guide Jualan Online. Mediakita: Jakarta.
Swasono, Arif. (2013). Social Media Indonesia Infographic 2012. [online]. http://kopicoklat.com/2012/11/social-media-indonesia-infographic-2012/. [22 Februari 2013].
Veritrans & DailySocial. (2012). eCommerce in Indonesia. [online]. http://api.dailysocial.net/en/wp-content/uploads/2012/08/eCommerce-in-Indonesia.pdf. [26 September 2012].
Wikipedia. (2013).
Zarrella, Dan. (2010). The Social Media Marketing Book. O’Reilly Media, Inc.
Zimmerman, Jan & Sahlin Doug. (2010). Social Media Marketing All-in-One For Dummies. Wiley.
Pembicara Digital Marketing, Penulis Buku, Programmer, Dosen – "When Theory meets Practise"